APKASI 2026: Sinergi Pusat-Daerah Perlu Dibuktikan dengan Hasil Nyata, Bukan Sekadar Forum Seremonial

Lampung Selatan, (Minggu 2/8/2026)– Kehadiran Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dalam Rapat Dewan Pengurus III Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Tahun 2026 di Kabupaten Bandung dinilai sebagai langkah positif untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antardaerah. Namun, berbagai kalangan masyarakat menilai bahwa keberhasilan forum tersebut harus dibuktikan melalui hasil nyata yang dapat dirasakan masyarakat, bukan hanya melalui penyelenggaraan forum dan pertemuan.

Dalam forum tersebut, para kepala daerah membahas sejumlah isu strategis, mulai dari penguatan otonomi daerah, kebijakan fiskal, evaluasi program kerja APKASI, hingga peningkatan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menyebut keikutsertaan dalam forum ini sebagai upaya memperjuangkan kepentingan daerah sekaligus memperluas jejaring kerja sama antarkabupaten.

Meski demikian, tantangan sesungguhnya berada pada tahap implementasi. Masyarakat berharap hasil pembahasan APKASI tidak berhenti sebagai rekomendasi atau dokumen administratif, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kebijakan yang mampu mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperbaiki infrastruktur, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Sejumlah pengamat kebijakan publik menilai forum seperti APKASI akan memiliki nilai strategis apabila mampu menghasilkan langkah konkret yang dapat diukur. Pemerintah daerah diharapkan tidak hanya aktif menghadiri forum nasional, tetapi juga mampu membawa pulang program, investasi, maupun dukungan pemerintah pusat yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Di Lampung Selatan sendiri, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang menjadi perhatian publik, mulai dari pemerataan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan sektor pertanian dan perikanan, hingga penciptaan iklim investasi yang mampu membuka lebih banyak kesempatan kerja. Persoalan tersebut dinilai perlu menjadi prioritas agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata.

Kritik dan harapan tersebut bukan ditujukan untuk meragukan komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan maupun Bupati Radityo Egi Pratama. Sebaliknya, hal itu merupakan bentuk kepedulian masyarakat agar setiap kebijakan dan keikutsertaan pemerintah dalam forum nasional mampu menghasilkan perubahan yang nyata, terukur, dan berkelanjutan.

Dengan demikian, kehadiran Bupati Radityo Egi Pratama dalam APKASI 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat posisi Lampung Selatan dalam memperjuangkan kepentingan daerah di tingkat nasional. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah akan memperoleh makna ketika mampu diterjemahkan menjadi kebijakan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.


Catatan Redaksi Ruang News Indonesia

Kritik yang disampaikan dalam pemberitaan ini bukan merupakan bentuk ketidaksukaan, nyinyiran, maupun upaya mendiskreditkan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan atau Bupati Radityo Egi Pratama. Pandangan yang disampaikan merupakan rangkuman aspirasi dan pendapat yang berkembang di berbagai kalangan masyarakat, berdasarkan pengamatan redaksi serta berbagai masukan dari tokoh masyarakat, akademisi, pelaku usaha, dan warga yang menginginkan pembangunan Lampung Selatan berjalan lebih cepat, transparan, dan berdampak nyata.

Sebagai media massa, Ruang News Indonesia menjalankan fungsi kontrol sosial sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yaitu menyampaikan informasi, kritik, dan masukan yang bersifat konstruktif demi kepentingan publik. Kritik yang disampaikan diharapkan menjadi bahan evaluasi bersama agar setiap kebijakan dan kegiatan pemerintah menghasilkan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Ruang News Indonesia juga berkomitmen menjunjung tinggi prinsip cover both sides dan selalu membuka ruang bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan maupun pihak terkait untuk memberikan tanggapan, klarifikasi, atau penjelasan sebagai bagian dari jurnalisme yang berimbang, profesional, dan bertanggung jawab.

foto kmf/Lamsel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *