Potret Kemiskinan di Lampung Selatan: Mbah Samsuri dan Urgensi Perhatian Pemerintah Daerah

Lampung Selatan, (RuangNewsIndonesia.com) – Di usia senja, Mbah Samsuri (72), warga Dusun Terang Agung, Desa Tanjung Ratu, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, harus berjuang hidup di rumah yang jauh dari kata layak, Jumat (10/10/2025).

Kondisi ini menjadi cerminan potret kemiskinan yang masih menghantui Lampung Selatan dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

Mbah Samsuri tinggal bersama istri dan dua cucunya di sebuah gubuk berukuran sedang dengan dinding bambu yang reyot dan berlubang di sana-sini. Atapnya bocor di beberapa titik, membuat mereka harus menampung air hujan saat musim penghujan.

Di dalam rumah, hanya ada beberapa perabot usang dan tempat tidur yang terbuat dari bambu yang dibelah seadanya. Keterbatasan ekonomi diperparah dengan penyakit hernia yang dideritanya. Sang istri, Kateni (67), harus bekerja serabutan demi menghidupi keluarga.

Kisah Mbah Samsuri hanyalah satu dari sekian banyak kasus kemiskinan yang terjadi di Lampung Selatan. Kondisi ini menuntut langkah konkret dan berkelanjutan dari pemerintah daerah.

Bantuan sosial seperti Raskin dan BPNT memang meringankan beban, namun solusi jangka panjang seperti perbaikan rumah layak huni, akses layanan kesehatan, dan peningkatan keterampilan kerja sangat dibutuhkan.

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan diharapkan dapat lebih fokus pada program-program pengentasan kemiskinan yang tepat sasaran. Selain itu, sinergi antara pemerintah daerah, swasta, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan solusi yang komprehensif dan berkelanjutan.

Sudah saatnya potret kemiskinan seperti yang dialami Mbah Samsuri menjadi prioritas utama. Dengan perhatian dan tindakan nyata, diharapkan Lampung Selatan dapat menjadi daerah yang lebih sejahtera dan berkeadilan bagi seluruh warganya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *