Padang, Ruang News Indonesia — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan perlunya tindakan cepat dan terukur untuk memulihkan kondisi wilayah terdampak banjir di Kota Padang. Pernyataan itu disampaikan setelah dirinya meninjau langsung kawasan Perumahan Griya Permata 1, salah satu lokasi yang terparah diterjang banjir.
“Dari kondisi lapangan, ini perlu langkah cepat pemulihan situasi. Tadi Wali Kota Padang juga sudah menyampaikan kebutuhan alat-alat berat dan unit pemadam kebakaran untuk membuka akses serta membersihkan permukiman,” ujar Bima Arya, Selasa (2/12/2025).
Ia menyebutkan bahwa tenaga tambahan sangat dibutuhkan agar pembersihan wilayah dan pendampingan warga dapat segera dipercepat. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Kemendagri memastikan akan segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah sekitar di kawasan Sumatra.
“Kami akan koordinasikan dengan pemerintah daerah sekitar, dari Jambi, Palembang, hingga Pekanbaru untuk bisa mengirimkan bantuan alat dan tenaga,” jelasnya.
Penanganan Darurat & Jangka Panjang
Wamendagri menegaskan bahwa penanganan banjir tidak hanya sebatas respons cepat, tetapi juga harus menyentuh upaya jangka panjang. Salah satu solusi strategis yang diprioritaskan yaitu pembangunan bendungan (dam) sebagai bentuk perlindungan kawasan permukiman dari potensi banjir di masa mendatang.
Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Padang yang berencana merelokasi warga di titik-titik rawan bencana. “Jadi ada jangka pendek, ada jangka panjang. Relokasi warga di titik risiko sangat penting,” tegas Bima Arya.
Saat ini, proses pemulihan Kota Padang disebut sudah berjalan sekitar 50 hingga 60 persen. “Mudah-mudahan cuaca tidak memburuk lagi,” tambahnya.
Percepatan Dokumen Kependudukan untuk Korban
Selain pemulihan infrastruktur, Kemendagri juga menginstruksikan percepatan layanan administrasi kependudukan bagi warga terdampak. Pencetakan ulang dokumen seperti KTP, KK, dan dokumen kependudukan lainnya akan dilakukan dengan sistem jemput bola.
“Kami perintahkan layanan Capil untuk mencetak dokumen-dokumen penting warga. Harus ada layanan jemput bola agar dokumen dapat dicetak dan diantarkan langsung,” ungkapnya.
Antisipasi Wabah Pascabanjir
Dalam kunjungan yang sama, Bima Arya juga meminta seluruh dinas terkait tetap bersiaga untuk mengantisipasi potensi munculnya penyakit pascabanjir. Dari hasil pengecekan di posko, terpantau masih adanya kekurangan obat-obatan dan perlengkapan kesehatan yang harus segera dipenuhi.
“Kami juga meminta dinas kesehatan memastikan tidak ada wabah lanjutan. Kekurangan obat-obatan harus segera ditangani,” tegasnya.
Dengan koordinasi intensif antara Kemendagri dan Pemerintah Kota Padang, pemerintah berharap pemulihan wilayah terdampak banjir dapat berlangsung lebih cepat, menyeluruh, dan efektif demi mengembalikan kehidupan warga seperti sedia kala.
—
Ruang News Indonesia akan terus memantau perkembangan pemulihan pascabencana di Padang dan memastikan setiap proses penanganan berjalan transparan, efektif, dan berpihak pada kepentingan warga terdampak.
Suara rakyat adalah kompas, kebenaran adalah tujuan.













