Perseteruan AKLI Versus Dinas PUPR Lamsel Berlanjut, AKLI Akan Gelar Demo Jilid 2 dan Kerahkan Masa Lebih Besar 

Lampung Selatan, RNI.COM – Sepertinya perseteruan Aliansi Kearifan Lokal Indonesia (AKLI) dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Lampung Selatan belum berakhir.  AKLI merencanakan aksi lanjutan yang diberi nama aksi jilid II. Hal itu disampaikan Saifunnaim juru bicara AKLI di kediamannya, di Kelurahan Lubuk, kecamatan Kalianda, Jum’at 9 Agustus 2024, pukul 10.00 waktu setempat. 

Dalam wawancara singkat Kang Ayi, nama  lain dari Saefunnaim mengatakan pada aksi perdana pertemuan kedua institusi pemerintah dan NGO itu tidak mencapai solusi yang menjurus pada kesepakatan. 

“Yang pertama deadlock, AKLI sudah mengutus perwakilan 6 orang sesuai permintaan, namun pada saat itu media tidak diijinkan masuk, sehingga terjadi kesalah fahaman, ” Ujar Ayi, di kediamanya. 

Lebih lanjut Ayi mengatakan pada aksi jilid II yang pada fase pematangan yang diperkirakan mencapai ratusan  orang itu masih dalam tuntutan serupa diantaranya, meminta Dinas PUPR lebih membuka diri menyerap asipirasi masyarakat, turun ke lapangan untuk menciptakan pembangunan infrastruktur yang berkeadilan, menghindari broker proyek kapitalis, meminta kadis PUPR mengundurkan diri, meminta APH memeriksa keuangan Dinas PUPR.

 “Kami tidak lari dari resolusi, kendati kami sendiri sangat kecewa dengan arogansi kadis PUPR, ” Tambah Ayi. 

Menurut Ayi, aksi jilid II ini selain lebih besar dari aksi jilid pertama, juga lebih terorganisir. Selain masih tahap konsolidasi dengan simpul-simpul massa, juga persiapan koordinasi administrasi dengan institusi terkait, khususnya Polri.

” Surat pemberitahuan sudah disiapkan, perserta aksipun akan memakai uniform, kami sudah siapkan baju  500 buah, penting penyeragaman untuk  menghindari masuknya penyusupan oleh pihak lain, ” Ujar Ayi. 

Sementara Dadan Hutari, Ketua Umum AKLI, membenarkan organisasi yang dipimpinnya itu akan menggelar aksi  demo jilid II. ” Benar, persiapan kami sudah fiks, ” Ujar Dadan Hutari via telpon. (Husni Piliang).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *