Musa Ahmad Terpilih Aklamasi di Musda XI Golkar Lamteng, Riza Mirhardi Tekankan Konsolidasi hingga Dusun

Lampung Tengah — H. Musa Ahmad, S.Sos., M.M resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah periode 2026–2031, dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI yang digelar di Gedung Sesat Nuwo Balak, Gunung Sugih, Lampung Tengah, Sabtu (7/2/2026).

Pemilihan aklamasi tersebut berlangsung setelah Musa Ahmad memperoleh dukungan penuh dari 28 Pimpinan Kecamatan (PK), unsur organisasi pendiri Partai Golkar, organisasi yang didirikan Partai Golkar, serta organisasi sayap KPPG dan AMPG.

Sidang Musda XI: LPJ Diterima, Pengurus Lama Dinyatakan Demisioner

Musda XI dipimpin oleh Bambang Purwanto, S.E., M.M, yang dalam sidang pleno menyampaikan bahwa forum menerima laporan pertanggungjawaban (LPJ) pengurus DPD Partai Golkar Lampung Tengah periode 2020–2025.

Bambang juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus sebelumnya atas dedikasi dan pengabdian selama masa kepengurusan.

“Berdasarkan petunjuk pelaksana (Juklak) Nomor 02 Tahun 2025 Pasal 58, maka pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah periode 2020–2025 dinyatakan demisioner,” ujar Bambang dalam sidang.

Selanjutnya, rapat paripurna ke-4 dilanjutkan dengan agenda pemilihan ketua, pembentukan tim formatur, hingga rapat formatur terkait susunan personalia kepengurusan.

Tiga Tahap Pemilihan: Penjaringan hingga Pengesahan Calon

Bambang menerangkan, proses pemilihan ketua telah dilalui melalui tiga tahapan, yakni:

  1. Penjaringan bakal calon
  2. Pencalonan
  3. Pemilihan

Berdasarkan Juklak Nomor 02/DPP/IV/2025, steering committee/tim penjaringan yang diwakili Ishak Ansori, S.Sos menyampaikan bahwa berkas administrasi pencalonan Musa Ahmad dinyatakan sah.

Pimpinan sidang kemudian mengesahkan Musa Ahmad sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Lampung Tengah periode 2026–2031.

Musa Ahmad Terpilih Aklamasi

Setelah menyimak dukungan dari seluruh unsur peserta Musda dan memperhatikan hasil verifikasi tim penjaringan, pimpinan sidang menetapkan Musa Ahmad sebagai ketua terpilih.

“Karena seluruh peserta sidang menyatakan setuju dan dukungan telah memenuhi ketentuan, maka H. Musa Ahmad dinyatakan terpilih secara aklamasi,” kata Bambang.

Komposisi Tim Formatur

Usai penetapan, Bambang mengumumkan susunan tim formatur hasil Musda XI, yakni:

  • H. Musa Ahmad sebagai Ketua Tim Formatur
  • Unsur DPD Golkar Provinsi Lampung yang diwakili H. Tony Eka Candra sebagai anggota formatur
  • Unsur Pimpinan Kecamatan
  • Unsur organisasi sayap
  • Unsur organisasi pendiri dan yang didirikan Partai Golkar

Pelantikan Pengurus Langsung Dilakukan

Pelantikan dan pengukuhan pengurus DPD Partai Golkar Lampung Tengah periode 2026–2031 dilakukan langsung oleh Ketua DPD Golkar Provinsi Lampung Ir. H. Hanan A. Rozak, M.S, didampingi jajaran.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain:

  • Riza Mirhardi, S.H (Ketua Harian)
  • Aprozi Alam, S.E (Sekretaris)
  • H. Tony Eka Candra (Bendahara)
  • Pengurus dan fungsionaris DPD Golkar Provinsi Lampung lainnya

Musa Ahmad: Target 15 Kursi, Optimistis Lebih

Dalam sambutannya, Musa Ahmad menyampaikan rasa syukur atas kelancaran rangkaian Musda hingga pelantikan.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua DPD Golkar Provinsi Lampung beserta jajaran, serta Plt Ketua Golkar Lampung Tengah, H. Tony Eka Candra, yang dinilai berhasil mengawal agenda Musda.

“Harapan saya, Dewan Pertimbangan dapat terus memberikan masukan dan pertimbangan. Terkait target kita 15 kursi ke depan, dengan komposisi yang ada, Insya Allah kita bisa lebih dari 15 kursi di DPRD Lampung Tengah,” kata Musa Ahmad.

Riza Mirhardi: Golkar Harus Hadir di Tengah Masyarakat

Sementara itu, Ketua DPD Golkar Provinsi Lampung yang diwakili Ketua Harian H. Riza Mirhardi, S.H menyampaikan sejumlah pesan penting kepada pengurus, kader, dan simpatisan Golkar Lampung Tengah.

Ia menekankan bahwa konsolidasi harus dilakukan secara menyeluruh hingga level paling bawah.

“Segera lakukan konsolidasi dari desa hingga dusun-dusun, khususnya untuk AMPG dan KPPG. Kita harus selalu hadir di tengah masyarakat. Jika ada permasalahan warga, kita wajib hadir dalam konteks sosial dan kemanusiaan,” ujar Riza.

Riza juga menyampaikan apresiasi kepada Tony Eka Candra yang dinilai mampu menyelesaikan agenda Musda dalam waktu 28 hari, serta mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat, termasuk tim advance dan tim Gerakan Lampung Menanam (Gelam).

Menutup agenda Musda XI, Riza berpesan agar pimpinan kecamatan dan pimpinan desa memasang simbol-simbol Partai Golkar, seperti papan nama dan bendera, sebagai bentuk penguatan struktur dan identitas partai. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *