Lampung Selatan, RNI.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (UNILA) dan Universitas Institut Teknologi Sumatera (ITERA) menyelenggarakan lokakarya di Desa Trans Tanjungan Kecamatan Katibung Kabupaten Lampung Selatan, Senin 21 Januari 2024.
Lokakarya ini diadakan sebagai bentuk laporan kegiatan yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Universitas Lampung (UNILA ) dan Universitas Institut Teknologi Sumatera (ITERA).

Kegiatan lokakarya tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Trans Tanjungan, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, pelaku UMKM, kader PKK, kepala dusun, RT, perwakilan masyarakat, Perangkat desa dan seluruh mahasiswa KKN Universitas Lampung (UNILA) dan Universitas Institut Teknologi Sumatera (ITERA).
Kepala Desa Trans Tanjungan Drs.Alwi Amir dalam sambutannya memberikan apresiasi atas keberhasilan acara ini. Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam berinteraksi langsung dengan lingkungan komunitas.
Lebih lanjut Alwi mengatakan Lokakarya ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan pemanfaatan bahan pangan lokal yang sehat dan ramah lingkungan, sekaligus mendorong pola hidup yang lebih baik di masyarakat.
“Melalui lokakarya ini, saya berharap dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja,” Ujar Alwi.
M.Fadhli Salah mahasiswa KKN Universitas Institut Teknologi Sumatera (ITERA)mengatakan lokakarya ini mendapat dukungan dan sambutan baik dari pihak Desa Trans Tanjungan maupun masyarakat pada umumya.
“Program-program kerja ini tentunya tidak dapat berjalan dengan lancar jika tidak ada dukungan dan kerja sama secara penuh dari seluruh pihak Desa Trans Tanjungan,”ucapanya.
Sementara itu Safrizal mahasiswa KKN Universitas Lampung (UNILA), mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Trans Tanjungan dan masyarakat atas partisipasinya.
“Alhamdulillah acara lokakarya akhir ini berjalan dengan lancar dan sukses, partisipasi dari masyarakatnya pun sangat baik sehingga menjadikan lokakarya ini menjadi lebih interaktif karena komunikasi dari narasumber dan audiens,” ungkapnya.













