Jakarta (RuangNewsIndonesia.Com) – Hari Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Nasional diperingati pada hari Jumat ini, menjadi momentum penting untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang masih tinggi. Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, menyatakan bahwa peringatan ini adalah upaya bersama untuk memperkuat komitmen lintas sektor dalam menurunkan angka kecelakaan yang banyak menelan korban usia produktif.
“Peringatan Hari Keselamatan LLAJ Nasional adalah momentum bersama untuk memperkuat komitmen lintas sektor dalam menurunkan angka kecelakaan lalu lintas yang hingga kini masih tinggi dan banyak menelan korban dari usia produktif,” ujar Agus dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.
Agus menjelaskan bahwa lahirnya Hari Keselamatan LLAJ Nasional adalah implementasi nyata dari Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK) yang selama ini belum terealisasi sepenuhnya. Dengan adanya peringatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama.
Polri berkomitmen untuk terus memperkuat edukasi dan penegakan hukum. “Kami akan terus mendorong disiplin berlalu lintas dan menindak pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan,” tegas Agus.
Dukungan terhadap Hari Keselamatan LLAJ Nasional datang dari berbagai pemangku kepentingan dalam pilar RUNK, termasuk Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), serta lembaga terkait lainnya.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menekankan bahwa setiap kebijakan transportasi harus menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama. Menteri PU Dody Hanggodo berkomitmen untuk menghadirkan infrastruktur jalan yang lebih aman, dengan desain dan pembangunan jalan yang berorientasi pada keselamatan pengguna.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas layanan gawat darurat untuk penanganan korban kecelakaan. Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menekankan perlunya memasukkan isu keselamatan lalu lintas dalam rencana pembangunan nasional, agar manfaatnya terasa lintas generasi.













