Lampung Selatan, Ruang News Indonesia — Peran ibu rumah tangga kerap dipersepsikan terbatas pada ruang domestik. Namun anggapan tersebut runtuh melalui kiprah Umi Marfuah, S.H., M.Pd., seorang ibu rumah tangga yang menjelma menjadi advokat, pemimpin lembaga bantuan hukum, sekaligus agen perubahan sosial di tengah masyarakat, Minggu (11/1/2026).
Lahir di Sidomulyo pada 1 Mei 1996 dan berdomisili di Desa Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan, Umi Marfuah membuktikan bahwa perempuan Indonesia memiliki daya dan peran strategis dalam pembangunan bangsa, tanpa harus menanggalkan tanggung jawab utama sebagai pendamping keluarga.
Sejak resmi berprofesi sebagai advokat pada tahun 2022, Umi Marfuah memaknai hukum bukan sekadar pekerjaan, melainkan jalan pengabdian. Fokus perjuangannya diarahkan pada pembelaan hak-hak masyarakat kecil, kelompok rentan, serta mereka yang selama ini minim akses terhadap keadilan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pendirian Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bintang Sembilan Nusantara. Sebagai Pendiri sekaligus Ketua Umum, Umi Marfuah memimpin langsung lembaga tersebut dengan menanamkan nilai keadilan, kemanusiaan, dan keberpihakan pada rakyat sebagai fondasi utama gerakan bantuan hukum.
Dari sisi akademik, Umi Marfuah memiliki latar belakang pendidikan yang kuat dan relevan. Ia meraih gelar Sarjana Ilmu Hukum (S.H.) dari Universitas An Nur Lampung pada tahun 2021. Kemudian, ia melanjutkan pendidikan Magister Manajemen Pendidikan Islam (M.Pd.) di universitas yang sama dan menyelesaikannya pada tahun 2024. Perpaduan keilmuan hukum dan manajemen menjadi modal penting dalam membangun lembaga hukum yang profesional, berkelanjutan, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.
Di tengah perannya sebagai ibu rumah tangga, Umi Marfuah tetap aktif melakukan edukasi hukum, pendampingan masyarakat, serta mendorong peningkatan kesadaran hukum sebagai pondasi keadilan sosial. Ia meyakini bahwa perubahan besar selalu diawali dari langkah-langkah kecil yang dilakukan dengan keberanian dan konsistensi, termasuk keberanian perempuan untuk hadir dan bersuara di ruang publik.
Kiprah Umi Marfuah menjadi potret nyata perempuan Indonesia masa kini: berilmu, berani, dan berdaya. Ia menegaskan bahwa ibu rumah tangga bukan sekadar penjaga rumah, melainkan juga penjaga nilai keadilan dan pilar perubahan bangsa.
Melalui dedikasi, ilmu, dan ketulusan pengabdian, Umi Marfuah menyampaikan pesan kuat bagi Indonesia:
perubahan tidak selalu lahir dari panggung besar, tetapi sering bermula dari rumah—dengan hati yang ikhlas dan langkah yang konsisten.
Ruang News Indonesia akan terus menghadirkan kisah-kisah inspiratif dan informatif dari berbagai penjuru negeri, sebagai bagian dari komitmen untuk menyuarakan kebenaran, keadilan, dan perubahan sosial yang berpihak pada masyarakat. Karena bagi Ruang News Indonesia, setiap langkah kecil yang lahir dari ketulusan memiliki arti besar bagi masa depan bangsa.(SR)













