Sempat Lompat ke Laut di Dermaga 7 Bakauheni, Pria Asal Cilegon Ditemukan Selamat di Pulau Kandang

LAMPUNG SELATAN — Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi seorang pria asal Cilegon, Banten, bernama Rustana Siregar (38), yang sebelumnya dilaporkan melompat ke laut di Dermaga 7 Eksekutif Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan. Korban ditemukan dalam kondisi selamat pada Senin (12/10/2026), setelah pencarian memasuki hari kedua.

Penemuan korban bermula dari informasi mengenai keberadaannya di sekitar Pulau Kandang. Warga setempat kemudian melaporkan temuan tersebut kepada tim SAR gabungan untuk ditindaklanjuti dengan proses evakuasi.

Kepala Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara, mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 13.05 WIB. Setelah berhasil dievakuasi, korban dibawa menuju kawasan Muara Pilu untuk penanganan lebih lanjut bersama pihak keluarga.

Berawal dari laporan dugaan orang melompat ke laut

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Minggu (11/10/2026) dini hari. Berdasarkan informasi awal yang diterima petugas, korban datang ke area pelabuhan menggunakan mobil, kemudian keluar dari kendaraan, melompati pagar pembatas dermaga, dan diduga melompat ke laut.

Kejadian itu diketahui oleh Eno Sardiono, adik sepupu korban, yang kemudian melaporkannya kepada petugas PT ASDP Indonesia Ferry untuk diteruskan kepada Pos SAR Bakauheni.

Setelah menerima laporan, tim SAR melakukan pencarian dengan menyisir perairan di sekitar lokasi kejadian. Pencarian dilanjutkan pada Senin pagi dengan memperluas pemantauan hingga kawasan Tanjung Tua dan Pulau Kandang.

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur

Proses pencarian dan evakuasi melibatkan Basarnas, Polairud Polda Lampung, Polairud Polres Lampung Selatan, unsur TNI Angkatan Laut, ASDP Bakauheni, nelayan setempat, serta pihak keluarga dan masyarakat.

Tim mengerahkan perahu dan peralatan pendukung pencarian untuk menyisir perairan hingga memperoleh informasi mengenai lokasi korban.

Keberhasilan menemukan korban dalam kondisi selamat menjadi hasil koordinasi berbagai unsur yang terlibat selama operasi berlangsung.

Operasi pencarian resmi dihentikan

Setelah korban ditemukan dan dievakuasi, operasi SAR gabungan dihentikan pada pukul 13.50 WIB. Seluruh personel yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing.

Pihak SAR selanjutnya berkoordinasi dengan keluarga untuk penanganan korban. Informasi mengenai kondisi medis secara terperinci belum dijelaskan.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya respons cepat terhadap laporan kondisi yang membahayakan manusia, terutama di kawasan pelabuhan yang memiliki risiko keselamatan tinggi.

Ruang News Indonesia mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kejadian darurat kepada petugas berwenang serta mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas di kawasan pelabuhan dan perairan.

#RuangNewsIndonesia #LampungSelatan #Bakauheni #Basarnas #TimSAR #PelabuhanBakauheni #BeritaLampung #BeritaTerkini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *