Prabowo Lantik Komite Reformasi Polri, Janji Penuhi Aspirasi Masyarakat

Jakarta (RuangNewsIndonesia.Com) – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik anggota Komite Reformasi Kepolisian (Polri) di Istana Negara, Jakarta, pada hari ini. Pembentukan komite ini merupakan salah satu janji kampanye Prabowo untuk memenuhi aspirasi masyarakat terkait reformasi internal Polri, terutama setelah muncul desakan dari berbagai kelompok masyarakat pada akhir Agustus 2025.

Acara pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”, diikuti dengan pembacaan Keputusan Presiden tentang pengangkatan anggota Komite Reformasi Polri. Prosesi dilanjutkan dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo.

“Bahwa saya akan setia dan memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan Negara,” ucap Prabowo yang diikuti oleh seluruh anggota komite secara serentak.

Setelah pengucapan sumpah, dilakukan penandatanganan berita acara pelantikan oleh Ketua Komite Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie. Presiden Prabowo beserta para pejabat kemudian menyalami para anggota komite yang telah dilantik.

Susunan Anggota Komite Reformasi Polri

Komite Reformasi Polri terdiri dari sejumlah tokoh penting, termasuk:

– Ketua: Jimly Asshiddiqie

– Anggota:

– Menteri Dalam Negeri sekaligus Kapolri periode 2016–2019, Jenderal Pol. (Purn.) Tito Karnavian

– Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas

– Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan periode 2019–2024 sekaligus Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2008–2013, Mahfud MD

– Kapolri periode 2019–2021, Jenderal Pol. (Purn.) Idham Aziz

– Kapolri periode 2015–2016, Jenderal Pol. (Purn.) Badrodin Haiti

Hadirin dalam Acara Pelantikan

Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh sejumlah Menteri Koordinator, antara lain: Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Menteri Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, Menteri Luar Negeri, Sugiono, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.

Pembentukan Komite Reformasi Polri ini diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam tubuh kepolisian, meningkatkan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas Polri, serta memenuhi harapan masyarakat akan penegakan hukum yang adil dan berkeadilan.

Catatan Redaksi: Ruang News Indonesia berkomitmen menjalankan prinsip jurnalistik yang berimbang, akurat, dan sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik. Apabila di kemudian hari ditemukan kekeliruan dalam pemberitaan ini, redaksi akan melakukan perbaikan, klarifikasi, atau hak jawab sebagaimana diatur oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *