Menpora Erick Thohir Dukung Pengembangan Prestasi Akuatik Indonesia Menuju Olimpiade

Jakarta (RuangNewsIndonesia.Com) – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir menerima audiensi Pengurus Besar Akuatik Indonesia (PB AI) di Graha Kemenpora, Jakarta, Jumat (24/10/2025). Pertemuan ini membahas perkembangan pembinaan prestasi akuatik Indonesia, dengan fokus pada target di SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade.

Menpora Erick Thohir menyampaikan bahwa akuatik, senam, dan atletik merupakan mother of sports yang memiliki potensi besar untuk meraih medali jika dikembangkan secara serius. “Hal ini sejalan dengan upaya kita membuat roadmap mengenai cabang-cabang olahraga unggulan ke depan,” ujarnya.

Dalam audiensi tersebut, PB AI memaparkan rencana program akuatik, yang sejalan dengan roadmap yang sedang diperbaiki oleh Kemenpora. Menpora Erick menyatakan dukungan penuh terhadap roadmap tersebut, termasuk pengiriman atlet untuk bertanding di kejuaraan-kejuaraan dunia.

“Alhamdulillah, tim verifikasi Kemenpora sudah mencapai kesepakatan dengan akuatik untuk SEA Games. Kami juga sedang menyelaraskan anggaran sesuai dengan garis besar yang disepakati,” imbuh Menpora Erick.

Kemenpora mendukung target tiga medali emas yang dicanangkan PB AI dalam SEA Games 2025. “Kita akan dukung. Tetapi kalau nanti dapat empat emas atau lima emas, tentu alhamdulillah,” tutur Menpora.

Ketua Umum PB AI Anindya Bakrie menjelaskan bahwa pihaknya tengah fokus mengembangkan prestasi di berbagai nomor olahraga akuatik, termasuk renang, polo air, renang perairan terbuka, renang artistik, hingga loncat indah.

“Kami seriusi dengan fokus bagaimana 2028 dan 2032 di Olimpiade, mulai dari Los Angeles ke Brisbane, kita mempunyai grafik yang baik. Di mana yang selama ini kita belum pernah mencapai kualifikasi A, kita jadi bisa mencapai, syukur-syukur ada jalan untuk mendapatkan medali,” urai Anindya Bakrie.

PB AI berambisi untuk meraih prestasi membanggakan bagi bangsa, termasuk menjaring perenang-perenang yang bisa disekolahkan ke luar negeri untuk belajar dalam lingkungan kompetisi yang sudah terbentuk. “Tentu juga untuk melakukan pembinaan dari usia muda, untuk bisa bertanding dan bersekolah di luar negeri,” sebut Anindya.

Anindya berharap renang sebagai mother of sport bisa menjadi ladang medali bagi Indonesia di masa depan. “Kerja sama kita lanjutkan dan terima kasih untuk dukungannya, kami akan lakukan yang terbaik,” ujarnya.

PB AI optimistis para atlet akuatik bisa menampilkan performa terbaik saat SEA Games nanti, apalagi mereka sudah memecahkan rekor-rekor nasional dari waktu ke waktu. “Kami mengerti bahwa fokus dari pemerintahan dan juga Pak Erick adalah bagaimana atlet-atlet kita ini bisa berlatih dan bertanding di skala internasional. Itu menjadi fokus kita pada saat ini,” tandas Anindya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *