Lampung Selatan, RNI.COM – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama memimpin rapat koordinasi (rakor) tingkat pejabat daerah terkait persiapan operasional angkutan lebaran dan arus mudik Idulfitri 1446 hijriah/tahun 2025.
Rakor yang digelar di Aula Krakatau, kantor bupati setempat, Jumat (14/3/2025), merupakan tindak lanjut dari Rakor bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Perhubungan, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Kamis (13/3) kemarin.
Baca juga: Bahas Kesiapan Mudik di Lampung, Bupati Egi Rakor Bersama Mendagri dan Menhub di Kantor Gubernur
Rakor tersebut melibatkan Pejabat Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Intji Indriati serta Kepala Perangkat Daerah dan Camat se-Kabupaten Lampung Selatan.
Bupati Egi menyampaikan, segala keperluan terkait mudik lebaran harus segera disiapkan untuk memberikan kenyamanan para pemudik yang melewati kawasan Lampung Selatan.
Pasalnya, lanjut Egi, Kabupaten Lampung Selatan merupakan wilayah yang memegang peranan penting sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera dari Pulau Jawa dan sebaliknya.
“Tentu kita harus mengantisipasi hal-hal yang kemungkinan terjadi selama arus mudik ini. Banyak wilayah yang berpeluang dan berpotensi yang dapat menjadi perhatian khusus, dan dapat kita manfaatkan juga tentunya,” kata Bupati Egi.
Lebih lanjut Egi menjelaskan, antisipasi terhadap penguatan jumlah pemudik dan penguatan arus lalu lintas harus segera dilakukan. Dirinya meminta kepada para camat yang wilayahnya dilalui pemudik untuk meninjau kondisi jalan utama.
“Penumpukan lintas lalu salah satu penyebab adalah kondisi jalan rusak. Pak camat segera berkoordinasi dengan memeriksa kondisi perekaman. Jika ada yang rusak, segera mungkin kita perbaiki. Semuanya demi keamanan dan keselamatan para pemudik,” ujar Egi.
Selain itu, Bupati Egi juga meminta kepada dinas instasi terkait agar memastikan pencahayaan jalan hingga kemungkinan aktivitas wisatawan di Lampung Selatan dapat teratasi dengan solusi yang baik. Sehingga ancaman, tantangan, dan hambatan bisa diantisipasi.
“Kita bersama-sama menjaga wilayah yang di dalamnya ada izin dan tanggung jawab kita. Kita ajak untuk bersinergi bersama, menciptakan wilayah yang aman, damai, dan ramah bagi para pengunjung Lampung Selatan,” imbuhnya.













