Kemiskinan Lampung Selatan Diklaim Turun, Nenek Sunariah Menua dalam Rumah Nyaris Roboh

Rumah nyaris roboh, hidup menumpang di tanah orang, dan disebut tak menerima bantuan sosial. Kisah Nenek Sunariah di Kecamatan Katibung menjadi tamparan bagi Pemkab Lampung Selatan di tengah klaim penurunan angka kemiskinan.

LAMPUNG SELATAN, RUANG NEWS INDONESIA — Di usia sekitar 84 tahun, Nenek Sunariah, warga Dusun Tarahan, Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, harus menjalani hari tua dalam kondisi memprihatinkan. Tinggal bersama anaknya di rumah berukuran sekitar 4 x 4 meter, ia menempati tanah milik orang lain dan disebut belum menerima bantuan sosial karena terkendala status desil 6–10.

Kondisi tersebut disorot dalam rekaman kunjungan seorang konten kreator yang dikenal dengan sebutan @Umang-Umang. Dalam rekaman itu, rumah Sunariah terlihat memprihatinkan. Ia juga disebut mengalami gangguan pendengaran, Senin 26/10/2026.

Umang-Umang meminta pemerintah dan instansi terkait turun langsung memeriksa kondisi Sunariah. Menurut keterangannya, perangkat desa dan ketua RT telah mengetahui keadaan tersebut serta berupaya mencari solusi.

Desil Menjadi Alasan, Kemiskinan Jadi Pertanyaan

Desil merupakan pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat ke dalam sepuluh kelompok berdasarkan data sosial ekonomi. Desil 1 mewakili kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sedangkan desil 10 paling tinggi.

Namun, desil 6–10 tidak otomatis menutup akses terhadap seluruh bantuan pemerintah. Kelayakan bergantung pada ketentuan setiap program dan hasil verifikasi data.

Karena itu, Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan perlu memastikan apakah data Sunariah masih sesuai dengan kondisi sebenarnya. Jika ditemukan ketidaksesuaian, pemutakhiran data perlu difasilitasi agar ia dapat dinilai berdasarkan keadaan terkini.

Kendala kepemilikan tanah mungkin menyulitkan akses terhadap bantuan perumahan tertentu. Namun, pemerintah tetap perlu memeriksa alternatif bantuan kebutuhan dasar, layanan kesehatan, dan perlindungan lansia yang memenuhi persyaratan.

Angka Kemiskinan Turun, Apakah Warga Rentan Sudah Terjangkau?

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), persentase penduduk miskin Lampung Selatan turun dari 12,57 persen pada 2024 menjadi 12,05 persen pada 2025. Jumlah penduduk miskin tercatat sekitar 127.740 orang.

Penurunan ini menunjukkan perbaikan statistik. Namun, capaian agregat tersebut tidak otomatis membuktikan bahwa seluruh warga rentan telah memperoleh perlindungan yang memadai.

Kisah Sunariah menjadi pengingat bahwa keberhasilan menekan kemiskinan juga harus tercermin dalam ketepatan pendataan dan akses masyarakat terhadap bantuan.

Angka kemiskinan boleh turun, tetapi jangan sampai penderitaan warga hanya menjadi catatan yang luput dari perhatian pemerintah.

Bupati Egi dan Dinas Sosial, Saatnya Turun Tangan

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama, khususnya Dinas Sosial, perlu memastikan status desil Sunariah, memverifikasi kondisi keluarganya, dan menjelaskan pilihan bantuan yang dapat diakses.

Jika data tidak sesuai, fasilitasi pemutakhiran. Jika satu program tidak memungkinkan, periksa alternatif lain yang sah.

Jangan sampai pemerintah begitu teliti membaca angka, tetapi luput melihat kondisi warga di depan mata. Penurunan kemiskinan bukan sekadar capaian dalam laporan, melainkan juga soal bagaimana warga paling rentan mendapatkan perhatian dan pelayanan nyata.

Jangan tunggu rumah Sunariah roboh untuk membuktikan bahwa negara hadir. Sebab, keberhasilan pemerintah bukan hanya ketika angka kemiskinan turun, tetapi ketika warga yang membutuhkan tidak dibiarkan berjuang sendirian.

Hak Jawab dan Konfirmasi

Status desil Sunariah, alasan belum menerima bantuan, dan tindak lanjut pemerintah masih perlu dikonfirmasi kepada Dinas Sosial Lampung Selatan serta pemerintah desa. Ruang News Indonesia membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak terkait.

Ruang News Indonesia berita dan informasi terbaru terupdate dan terpercaya.

#LampungSelatan #RadityoEgiPratama #DinasSosial #NenekSunariah #Desil #Kemiskinan #BantuanSosial #RuangNewsIndonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *