BPBD Riau Siagakan Tujuh Helikopter Antisipasi Karhutla

Pekanbaru, (RuangNewsIndonesia.Com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau tetap menyiagakan tujuh unit helikopter untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), meski musim hujan telah tiba di sebagian besar wilayah Riau. Sebelumnya, 11 unit helikopter ditempatkan di Riau untuk mendukung penanggulangan karhutla.

Kepala BPBD dan Damkar Provinsi Riau, Edy Afrizal, menjelaskan bahwa empat helikopter telah dikembalikan ke home base masing-masing pada Sabtu (25/10/2025) karena efektivitas operasi udara mulai berkurang seiring dengan meratanya musim hujan dan laporan nihil karhutla.

Empat helikopter yang dikembalikan adalah Heli Water Bombing Blackhawk UH-60A (N61AA), Heli Water Bombing Mi-8AMT (RA-22747), Heli Water Bombing Mi-8AMT (RA-22834), dan Heli Water Bombing Superpuma A533212 (P2-MHL).

“Sebagian masih standby sebagai bentuk antisipasi,” ujar Edy Afrizal.

Tujuh helikopter yang masih disiagakan meliputi:

  • Heli Water Bombing Mi-8AMT (RA-22729) – siaga hingga 5 November 2025.
  • Heli Water Bombing Blackhawk UH-60A (N260UH) – siaga hingga 5 November 2025.
  • Heli Water Bombing Blackhawk UH-60A (N60CU) – siaga hingga 5 November 2025.
  • Heli Water Bombing Kamov KA-320 – siaga hingga 31 Oktober 2025.
  • Heli Patroli Bell 505 (PK-WSA) – siaga hingga 5 November 2025.
  • Heli Patroli Bell 206 L-4 (PK-FBI) – siaga hingga 5 November 2025.
  • Heli Patroli Bell 412 SP (PK-DAS Kemenhut) – berstatus siaga, dengan waktu pengembalian tentatif.

BPBD Riau tetap meminta seluruh personel untuk siaga dan waspada terhadap potensi titik api baru, sebagai bagian dari strategi mitigasi bencana berkelanjutan di wilayah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *