Jakarta (RuangNewsIndonesia.Com) – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi dalam Inspektorat Daerah sebagai kunci pengawasan efektif tata kelola pemerintahan daerah yang efisien, efektif, dan akuntabel.
“Ini porsinya para inspektur pemerintahan dan kepemimpinan yang efektif, kolaborasi dan inovasi. Tidak mungkin kita bisa menjadi negara maju, walaupun punya visi yang dahsyat, walaupun punya cita-cita mandiri, tetapi pemerintahnya tidak efektif,” ujarnya saat menutup Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pembinaan dan Pengawasan (Binwas) Inspektorat Daerah Tahun 2025 di Jakarta, Jumat (10/10/2025).
Bima mencontohkan keberhasilan Cina, Singapura, dan Korea Selatan dalam menerapkan kolaborasi dan inovasi untuk birokrasi yang responsif. Ia menegaskan peran strategis inspektur dalam hal ini.
Wamendagri mengakui tantangan Inspektorat Daerah, termasuk pengelolaan keuangan dan aset daerah, sistem pengarsipan, dan masalah lain yang perlu pembenahan.
“PR kita semua, bukan hanya menjadi catatan administratif tetapi secara substansif, harus kita benahi dan beresi,” tegasnya.
Bima menyampaikan pesan Mendagri Muhammad Tito Karnavian agar Forum Inspektur Daerah Seluruh Indonesia (FIDSI) menjadi wadah penguatan fungsi pengawasan. Ia juga mendorong Inspektorat Daerah berperan aktif menjaga pertumbuhan ekonomi daerah dan menjadi early warning system atau sistem peringatan dini. Early warning system adalah sistem terintegrasi yang meliputi pemantauan potensi masalah, perkiraan risiko, komunikasi yang efektif, dan kesiapsiagaan untuk mengambil tindakan cepat dalam mengurangi dampak negatif.
“Deteksi berbagai persoalan sedini mungkin, agar tidak menjadi persoalan yang membesar di kemudian hari,” imbuhnya.
Apresiasi disampaikan kepada Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemendagri atas inovasi dalam Rakornas Binwas. Bima berharap inspektur menjalankan tugas dengan integritas.
Dalam acara tersebut, Bima mengukuhkan pengurus FIDSI periode 2025-2030 yang diketuai Inspektur Provinsi DKI Jakarta Dhany Sukma. Turut hadir Irjen Kemendagri Sang Made Mahendra Jaya, Sekretaris Itjen Kemendagri Bachril Bakri, Asisten Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta Sigit Wijatmoko, serta pengurus FIDSI.













