Lampung Selatan, RNI.COM – Fraksi Demokrat DPRD Lampung Selatan memberikan catatan tegas dalam pandangan umum Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD tahun 2025.
Legislator Fraksi Demokrat DPRD Lamsel Jenggis Khan Haikal dalam penyampaian pandangan umum Fraksi mengatakan, penyusunan dan pembahasan APBD harus memprioritaskan program yang menyangkut kepentingan kesejahteraan masyarakat.
”Utamanya bidang pendidikan dan kualitas pelayanan kesehatan. Pada prinsipnya harus sejalan dengan upaya pemerintah dengan mempercepat pembangunan isfrastruktur yang berkualitas,” kata Jenggis Khan Haikal, saat Rapat Paripurna DPRD Lamsel di Gedung DPRD setempat, Senin, (28/10/2024).
Sidang Paripurna Rancangan APBD Tahun 2025, Ini Pemaparan Ketua DPRD Lampung Selatan Erma Yusneli
Sidang rapat paripurna itu di pimpin langsung Ketua DPRD Lamsel Erma Yusneli dengan di dampingi Wakil Ketua I Merik Havit, wakil ketua II Benny Raharjo dan wakil ketua III Bela Jayanti.
Selain di hadiri 38 anggota DPRD Lamsel, sidang tersebut di hadiri Plt. Bupati Lamsel Pandu Kusuma Dewangsa dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Kabupaten Lampung Selatan.
Jenggis Khan Haikal mengkritisi rancangan pendapatan daerah APBD 2025. Ia mengatakan, rancangan pendapatan daearah harus terukur, rasional, serta memiliki kepastian dan dasar hukum.
Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-96, Ini Kata Erma Yusneli Sebagai Ketua DPRD Lampung Selatan
Sehingga, pendapatan yang sah mampu tercapai target secara optimal.
“Bila target tidak tercapai terhadap pendapatan asli, transfer, hingga pendapatan daerah lainnya yang sah, maka akan mempengaruhi kondisi kebijakaan anggaran,” tegasnya.
Lebih lanjut anggota Legislatif DPRD Lamsel tiga periode ini mengungkapkan, konsistensi kinerja pemerintah daerah harus terus berupaya meningkatkan penanganan pemberantasan kemiskinan.
Disisi lain, Jenggis Khan Haikal berharap, pemerintah daerah mampu menarik minat wisatawan, juga minat investor.
DPRD dan Pemkab Lampung Selatan Gelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Ini Kata Pandu Selaku Plt. Bupati
“Diharapkan dapat berkolaborasi bersama para pelaku usaha dengan memperhatikan potensi wisata, budaya, kearifan lokal yang ada dengan harapan dapat meningkatkan PAD ,” ujarnya.













