Jumat Curhat Kapolres Lampung Timur Bersama Tokoh Masyarakat Se-Kecamatan Wawai Karya

Lampung Timur, RNI.COM – Kepala Kepolisian Resor Lampung Timur AKBP RIZAL MOHTAR SH., SIK., MH., didampingi WAKAPOLRES Dan Kapolsek Waway Karya Iptu HENDRA SAFUAN , SH.

Melaksanakan Jumat Curhat Di Desa Sumberejo kec.Waway Karya kab. Lampung Timur.
Kamis, (16/05/2024).

Kapolres RIZAL MOHTAR pada saat melaksanakan Jumat Curhat, berdialog langsung dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama menyampaikan, bahwa tujuan dilaksanakannya Jumat Curhat untuk mendengar langsung apa yang menjadi keluhan-keluhan bahkan permasalahan yang terjadi dimasyarakat, khususnya warga masyarakat desa Sumberejo dan Sekecamtan Waway Karya” kata Kapolres.

Dengar hadirnya Kapolres bersama anggotanya dari tokoh masyarakat dan tokoh agama, menyampaikan keluhan keluhan serta beberapa hal yang ditanyakan diantaranya, Kamtibmas dan Keamanan masyarakat kecamatan Waway Karya permasalahan sepeda motor maupun mobil yang mengunakan knalpot racing yang menganggu pendengaran, kiranya dapat ditertibkan, dan bagaimana cara mendidik anak agar tidak melanggar hukum, ” kata tokoh masyakat.

” Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, dalam tugas sehari hari berhubungan dengan masyarakat, menanggapi apa yang menjadi keluhan-keluhan dan pertanyaan, masalah berhubungan dengan Kamtibmas dan kenderaan yang mengunakan knalpot racing, saya perintahkan kasat lantas dan Kapolsek untuk lakukan edukasi dan himbauan terutama disekolah sekolah, dan melaksanakan patroli pada jam pulang sekolah, dikarenakan pengunaan knalpot racing pada umumnya dikalangan anak sekolah.

Untuk masalah anak ataupun murid sekolah, alangkah baiknya orang tua dan guru melakukan pembinaan terhadap anak dari hati kehati, agar terhindar kontak fisik,Lanjut, tokoh masyarakat dan tokoh agama agar sama-sama mengajak serta menghimbau terhadap masyarakat maupun keluarga harus berperan aktif terhadap tumbuh dan kembangnya anak serta karakter anak, agar tidak menjadi korban kekerasan terhadap anak dan perempuan dilingkungan keluarga. ” pungkas nya

(Husni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *