Gaji PPPK Tak Cair, Bupati Lamsel Sibuk Meluruskan Akun, Bukan Nasib Pegawai

Lampung Selatan, Ruang News Indonesia — Para PPPK Paruh Waktu di Lampung Selatan seperti sedang mengikuti eksperimen sosial: bekerja penuh waktu, digaji paruh harapan. Dilantik sejak tahun lalu, hingga kini mereka belum juga menerima haknya. Bukan hanya uangnya yang tak datang, kabarnya pun ikut tersesat, Rabu (4/2/2026).

Saat ditanya kapan gaji dibayarkan, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama justru lebih sibuk meluruskan prosedur ketimbang meluruskan nasib pegawainya. Ia menyebut laporan banyak datang dari akun media sosial yang tak jelas identitasnya. Seolah masalah utama bukan keterlambatan pembayaran, melainkan siapa yang berani bertanya.

Menurut Egi, uangnya sudah tersedia. Namun, proses pencairan, katanya, bergantung pada kelengkapan administrasi. Pemerintah daerah menegaskan bahwa selama persyaratan hukum terpenuhi, hak PPPK Paruh Waktu akan dibayarkan sesuai ketentuan.

Pernyataan tersebut dinilai belum menjawab persoalan utama tentang kepastian waktu pembayaran. Kritik yang muncul sejatinya bukan ditujukan pada pribadi pejabat, melainkan pada kebijakan dan tata kelola yang berdampak langsung pada kesejahteraan pegawai.

Sektor guru disebut sebagai kelompok yang paling banyak belum melengkapi dokumen. Di sisi lain, para PPPK Paruh Waktu tetap menjalankan tugasnya sembari menunggu kepastian dari pemerintah daerah.

Ruang News Indonesia
Berita ini disajikan sesuai prinsip keberimbangan, akurasi, dan etika jurnalistik dengan mengedepankan fakta serta hak jawab semua pihak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *