Padang, Ruang News Indonesia – Memasuki hari ketujuh masa tanggap darurat akibat bencana banjir dan longsor di Sumatra Barat (Sumbar), upaya pemulihan terus diintensifkan. Penanganan tidak hanya difokuskan pada pembukaan akses jalan yang terputus, tetapi juga pada pembersihan fasilitas vital publik yang terdampak endapan lumpur pekat, Senin (1/12/2025).
Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) Provinsi Sumbar melaporkan bahwa tim reaksi cepat beserta alat berat telah disebar ke berbagai lokasi terdampak untuk melakukan pembersihan sedimen di kawasan permukiman, jalur transportasi, hingga sumber air bersih.
Kepala Dinas SDABK Sumbar, Rifda Suriani, menyatakan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan mobilitas warga kembali lancar serta memulihkan layanan dasar masyarakat. Berdasarkan pemantauan lapangan, pengerjaan hari ini difokuskan pada empat titik strategis, yaitu:
- Kota Padang (Permukiman): Pembersihan sedimen tebal di Komplek KIP Nanggalo, Kelurahan Korong Gadang, untuk memulihkan fungsi drainase dan akses jalan lingkungan.
- Kota Padang (Intake Air): Pengerukan material sedimen di Intake PDAM Kampung Koto guna mempercepat pemulihan pasokan air bersih.
- Ruas Panti – Simpang Empat (Cubadak Barat): Pembersihan material longsor yang sempat memutus akses jalan antarwilayah.
- Kabupaten Solok: Pembersihan sisa dampak banjir di kawasan Kubung dan Salayo.
Progres pemulihan menunjukkan hasil positif, terutama pada jalur krusial Cubadak Barat. “Alhamdulillah, untuk sementara jalur tersebut sudah bisa dilewati,” ujar Rifda.
Selain pemulihan akses darat, kolaborasi lintas instansi juga dilakukan untuk memulihkan layanan air bersih yang sempat terganggu akibat tertimbunnya intake sumber air. SDABK telah menurunkan excavator ke lokasi Intake PDAM Kampung Koto untuk mempercepat pengerukan.
Direktur Utama Perumda Air Minum (PDAM) Kota Padang, Hendra Pebrizal, mengapresiasi dukungan tersebut. “Terima kasih atas bantuan excavator dari SDABK Provinsi Sumbar. Ini sangat membantu kami memulihkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Pemprov Sumbar memastikan alat berat akan terus siaga di titik rawan dan wilayah terdampak parah hingga kondisi kembali kondusif dan seluruh layanan dasar masyarakat pulih sepenuhnya.
Ruang News Indonesia – Berita dan Informasi Terbaru, Terupdate, dan Terpercaya
(adp/hm/Diskominfotik Sumbar)













