Rumah Reyot di Bawah Grafik Melesat: Ketika Pertumbuhan 5,71 Persen Tak Menyentuh Dinding Bambu

Lampung Selatan, Ruang News Indonesia— Di layar-layar presentasi pemerintah, angka pertumbuhan ekonomi tampak gagah: 5,71 persen. Sebuah capaian yang disebut melampaui rata-rata provinsi dan nasional. Di bawah kepemimpinan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, daerah ini digambarkan melesat, ekspansif, dan penuh optimisme.

Namun di Dusun 3, Desa Marga Kaya, grafik itu seolah tidak pernah singgah.

Di sana, rumah Gani Usman masih berdiri dengan dinding geribik dan lantai tanah. Ukuran 6×9 meter—cukup untuk menampung harapan, tapi mungkin belum cukup untuk menarik perhatian sistem yang sibuk menghitung pertumbuhan.

Pemerintah berbicara tentang akselerasi ekonomi.
Tentang sektor pertanian yang kokoh, industri yang naik kelas, perdagangan yang bergairah.

Di sisi lain, Gani berbicara dengan kalimat yang jauh lebih sederhana:
ia hanya ingin rumahnya tidak roboh.

Ironi menjadi semakin terasa ketika capaian lain ikut dipamerkan. Investasi daerah disebut tembus Rp3,040 triliun—melampaui target hingga 115 persen. Sebuah angka yang menunjukkan betapa ramahnya daerah ini bagi modal.

Tapi pertanyaannya sederhana:
seberapa ramah ia bagi warganya sendiri?

Di ruang rapat, pertumbuhan ekonomi adalah indikator keberhasilan.
Di Dusun 3, ia belum tentu berarti perubahan.

Sebab bagi Gani, 5,71 persen itu tidak mengubah dinding bambu menjadi tembok.
Tidak mengubah lantai tanah menjadi keramik.
Dan belum mampu mengubah status “layak dibantu” menjadi “sudah dibantu”.

Mungkin masalahnya bukan pada angka.
Melainkan pada arah.

Karena jika ekonomi benar-benar tumbuh, mestinya yang pertama kali berdiri kokoh bukan hanya statistik—melainkan rumah-rumah yang selama ini nyaris roboh.

Atau jangan-jangan, seperti biasa, pertumbuhan memang paling terasa…
di laporan.

Sementara di lapangan, ia hanya lewat—tanpa sempat mengetuk pintu rumah Gani.

Ruang News Indonesia — Berita dan Informasi Terbaru, Terupdate, dan Terpercaya

#LampungSelatan #BedahRumah #BSPS #KesenjanganSosial #PertumbuhanEkonomi #RealitaLapangan #SuaraRakyat #Pembangunan #KeadilanSosial #RuangNewsIndonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *