Anak 13 Tahun Tenggelam di Kali Garuntang, Tim Rescue Evakuasi Korban dalam Kondisi Meninggal Dunia

Bandar Lampung, Ruang News Indonesia — Peristiwa tragis menimpa seorang pelajar berusia 13 tahun yang dilaporkan tenggelam di aliran kali di wilayah Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung, Selasa (10/3/2026).

Korban diketahui bernama M. Dafi Prayoga (13), warga Jalan Gatot Subroto Gang Jarum, Kelurahan Bumi Raya, Kecamatan Bumi Waras. Korban merupakan anak dari pasangan Buang Siono (51) yang bekerja sebagai karyawan swasta dan Lina (51) yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga.

Berdasarkan laporan yang diterima petugas pada pukul 13.30 WIB, kejadian bermula saat korban bersama enam orang temannya pulang sekolah dan berencana memancing. Mereka kemudian berkumpul di rumah salah satu temannya bernama Nando (13) yang berada di Jalan Balok RT 26 LK II, Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras.

Saat berada di lokasi, korban mencoba berenang di tepi kali. Teman-temannya kemudian mengajak korban untuk mencoba berenang ke tengah aliran kali tersebut. Namun nahas, korban yang diketahui tidak bisa berenang diduga terbawa arus air.

Melihat korban kesulitan dan meminta pertolongan, teman-temannya berusaha menolong, namun korban akhirnya tenggelam dan tidak berhasil diselamatkan. Mereka kemudian segera meminta bantuan warga sekitar.

Mendapat laporan tersebut, tim rescue langsung melakukan pencarian di lokasi kejadian dengan menggunakan sejumlah peralatan keselamatan seperti tali, ring buoy, life jacket, sarung tangan, dan latex.

Operasi pencarian melibatkan 7 personel tim rescue dengan kendaraan operasional MAVEN dan Pickup Rescue, dipimpin oleh Redi Efendi selaku Danru bersama operator M. Fikri Syaputra serta anggota Romzi, Selamat Ependi, Afriyogi Yuliandra, serta dua personel Srikandi Rescue yaitu Rismala Dewi dan Sri Wahyu.

Setelah melakukan penyisiran di sekitar aliran kali, korban akhirnya ditemukan pada pukul 16.50 WIB di pusaran air yang berada tidak jauh dari rumah warga. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Jenazah korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka untuk proses pemakaman.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, khususnya orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama saat bermain di area perairan yang memiliki arus cukup deras.

Ruang News Indonesia mengucapkan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan.

#RuangNewsIndonesia
#BeritaLampung
#BandarLampung
#BumiWaras
#PeristiwaLampung
#KabarDuka
#RescueLampung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *